1.1.a.3. Mulai dari Diri - Modul 1.1
Pemikiran Ki Hajar Dewantara Mengenai Pendidikan dan Pengajaran
Semua orang yang berkecimpung dalam dunia pendidikan pasti mengenal Ki Hajar Dewantara. Tokoh yang dijuluki Bapak Pendidikan Nasional ini mempunyai nama asli Raden Mas Soewardi Soerjaningrat. Semangat dan kemajuannya dalam berpikir membuat beliau layak dijadikan tauladan bagi pendidik di seluruh negeri ini.
Menurut Ki hajar Dewantara seorang pendidik yang baik harus tahu bagaimana cara mengajar, memahami karakter peserta didik dan mengerti tujuan pengajaran. Jika semua itu terpenuhi maka peserta didik kita akan menjadi sosok yang berpengetahuan hebat secara intelektual, karakter, dan semangat membangun bangsa.
Menurut KHD, pengajaran (onderwijs) adalah bagian dari pendidikan. Pengajaran merupakan proses Pendidikan dalam memberi ilmu atau berfaedah untuk kecakapan hidup anak secara lahir dan batin. Dalam hal ini pengajaran melibatkan seorang guru dengan peserta didik. Seorang pengajar dikatakan sukses dalam mengajar jika terjadi perubahan tingkah laku positif peserta didik. Kita dapat menyimpulkan bahwa peran atau pengaruh guru sangat besar dalam dunia Pendidikan terutama untuk membentuk perubahan perilaku peserta didik. Guru harus memberikan pelayanan yang terbaik, mau berbenah dan terus belajar memperbaiki metode mengajar agar tercipta pembelajaran yang menyenangkan, inovatif, kreatif.
Sedangkan pendidikan (opvoeding) memberi tuntunan terhadap segala kekuatan kodrat yang dimiliki anak agar ia mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai seorang manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Dari pengertian ini dapat dismpulkan bahwa Pendidikan merupakan sarana untuk menumbuhkan dan mewujudkan peserta didik yang berkarakter. Tidak hanya sekedar ilmu pengetahuan yang mereka miliki tetapi juga adab dan etika. Dengan adanya pendidikan maka seseorang dapat memiliki kecerdasan, akhlak mulia, kepribadian, kekuatan spiritual, dan keterampilan yang bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat.
Konsep Pemikiran KHD dengan Pendidikan Sekarang
Fungsi pendidikan adalah mengembangkan potensi dan membentuk karakter seseorang. Selain itu juga untuk membentuk bangsa yang bermartabat. Pendidikan saat ini bukan hanya sekedar untuk mendapatkan kekayaan intelektual, tetapi juga skill atau keahlian yang nantinya akan berguna dalam kehidupan peserta didik. Seperti halnya di sekolah kami. Di sekolah kami yang memang berbasis islam, selain diajarkan ilmu pengetahuan peserta didik juga diajarkan menerapkan pembiasaan-pembiasan yang mengarah pada Pendidikan karakter seperti budaya 5S, salat sunnah, salat berjamaah, membungkuk jika berjalan di antara yang lebih tua, berbicara menggunakan Bahasa jawa krama kepada yang lebih tua dan lain-lain. Jika peserta didik mempunyai intelektual dan adab yang mumpuni tidak diragukan lagi bahwa Indonesia akan menjadi negara yang maju dan bermartabat.
Pelaksanaan Pemikiran Ki Hajar Dewantara dalam Aktivitas Saya Menjadi Guru
Sebagai guru kita terutama saya sendiri selalu berusaha dan harus bisa menjadi suri tauladan bagi peserta didik. Jika saya memerintahkan maka saya juga harus bisa menjalani terlebih dulu. Memberikan contoh akan lebih mengena di hati peserta didik dari pada kita hanya mengatakan saja. Memberikan pengajaran tidak harus menceramahi mereka tetapi membiarkan mereka membangun dan membentuk pengetahuannya sendiri. Mereka benar-benar belajar bukan mengandalkan cermah dari guru. Membebaskan mereka memilih bakat dan menjadikan peserta didik sebagai pusat pembelajaran.
Harapan Setelah Mempelajari Modul
Harapan saya setelah mempelajari modul ini pengetahuan saya bertambah sebagai modal untuk meningkatkan kualitas diri dan sebagai bekal dalam menciptakan proses pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan.
Komentar
Posting Komentar